Sistem Terdistribusi


Tugas SISTER 1



TUGAS 
SISTEM TERDISTRIBUSI



DI SUSUN OLEH

                                                    TAUFIK ARDIANTORO       101051039
                                                    MUH RIZAL SAIBA              101051021
                                                    SUDRAJAD SETO AJI          101051065
                                                    BAMBANG WAHYU S         101051081
                                                    ANGGREAWAN                    101051059
                                                    ANDRIANTO                        101051005



INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI
AKPRIND YOGYAKARTA
TAHUN AJARAN 2012/2013



Pengertian Traceroute

Traceroute (Tracert) adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.


PROSES TRACEROUTE

Untuk mengetahui jalur yang ditempuh untuk mencapai suatu node, traceroute mengirimkan 3 buah paket probe tipe UDP dari port sumber berbeda, dengan TTL bernilai 1. Saat paket tersebut mencapai router next-hop, TTL paket akan dikurangi satu sehingga menjadi 0, dan router next-hop akan menolak paket UDP tersebut sembari mengirimkan paket ICMP Time-to-Live Exceeded ke node asal traceroute tersebut. Dengan cara ini, pengirim traceroute tahu alamat IP pertama dari jalur yang ditempuh.

Kemudian, sumber traceroute mengirimkan 3 buah paket UDP lagi dengan nilai TTL yang dinaikkan 1 (TTL = 2), sehingga router pertama di jalur menuju tujuan traceroute akan melewatkan paket UDP tersebut ke router selanjutnya. Router hop kedua akan melihat bahwa paket tersebut sudah expired (TTLnya jadi 1, setelah dikurangi oleh router pertama). Maka, seperti halnya router pertama, router tersebut akan mengirimkan paket ICMP Time-to-Live Exceeded ke sumber traceroute. Sekarang, sumber traceroute telah mengetahui hop kedua dari jalur menuju tujuan traceroute.

Sumber traceroute akan mengirimkan lagi paket UDP dengan TTL ditambah 1 (TTL = 3). Router hop ketiga akan membalas dengan paket ICMP Time-to-Live Exceeded ke sumber traceroute, sehingga sumber traceroute mengetahui alamat IP router hop ketiga. Proses ini akan diulang terus paket UDP yang dikirimkan mencapai alamat IP tujuan traceroute. Tiga buah paket UDP traceroute adalah jumlah paket default dari aplikasi traceroute. Inilah mengapa kita melihat tiga buah tampilan latensi saat melihat hasil traceroute yang dijalankan.

Tidak semua aplikasi traceroute menggunakan UDP. Windows menggunakan paket ICMP, sedangkan sejumlah aplikasi tertentu menggunakan paket TCP. Cara menghitung latensi tiap hop adalah dengan mengukur selisih antara timestamp paket probe yang dikirimkan dengan timestamp dari paket ICMP TTL exceeded yang diterima. Router yang berada sepanjang jalur pengiriman tidak akan melakukan pemrosesan data timestamp. Dari cara ini, yang kita ketahui hanyalah waktu total pulang-pergi dari sumber ke router hop tertentu. Delay yang terjadi sepanjang perjalanan kembali ke sumber juga akan berpengaruh.

Sistem Terdistribusi


Tugas SISTER



TUGAS 
SISTEM TERDISTRIBUSI



DI SUSUN OLEH

                                                    TAUFIK ARDIANTORO       101051039
                                                    MUH RIZAL SAIBA              101051021
                                                    SUDRAJAD SETO AJI          101051065
                                                    BAMBANG WAHYU S         101051081
                                                    ANGGREAWAN                    101051059
                                                    ANDRIANTO                        101051005



INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI
AKPRIND YOGYAKARTA
TAHUN AJARAN 2012/2013



Pengertian Traceroute

Traceroute (Tracert) adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.


PROSES TRACEROUTE

Untuk mengetahui jalur yang ditempuh untuk mencapai suatu node, traceroute mengirimkan 3 buah paket probe tipe UDP dari port sumber berbeda, dengan TTL bernilai 1. Saat paket tersebut mencapai router next-hop, TTL paket akan dikurangi satu sehingga menjadi 0, dan router next-hop akan menolak paket UDP tersebut sembari mengirimkan paket ICMP Time-to-Live Exceeded ke node asal traceroute tersebut. Dengan cara ini, pengirim traceroute tahu alamat IP pertama dari jalur yang ditempuh.

Kemudian, sumber traceroute mengirimkan 3 buah paket UDP lagi dengan nilai TTL yang dinaikkan 1 (TTL = 2), sehingga router pertama di jalur menuju tujuan traceroute akan melewatkan paket UDP tersebut ke router selanjutnya. Router hop kedua akan melihat bahwa paket tersebut sudah expired (TTLnya jadi 1, setelah dikurangi oleh router pertama). Maka, seperti halnya router pertama, router tersebut akan mengirimkan paket ICMP Time-to-Live Exceeded ke sumber traceroute. Sekarang, sumber traceroute telah mengetahui hop kedua dari jalur menuju tujuan traceroute.

Sumber traceroute akan mengirimkan lagi paket UDP dengan TTL ditambah 1 (TTL = 3). Router hop ketiga akan membalas dengan paket ICMP Time-to-Live Exceeded ke sumber traceroute, sehingga sumber traceroute mengetahui alamat IP router hop ketiga. Proses ini akan diulang terus paket UDP yang dikirimkan mencapai alamat IP tujuan traceroute. Tiga buah paket UDP traceroute adalah jumlah paket default dari aplikasi traceroute. Inilah mengapa kita melihat tiga buah tampilan latensi saat melihat hasil traceroute yang dijalankan.

Tidak semua aplikasi traceroute menggunakan UDP. Windows menggunakan paket ICMP, sedangkan sejumlah aplikasi tertentu menggunakan paket TCP. Cara menghitung latensi tiap hop adalah dengan mengukur selisih antara timestamp paket probe yang dikirimkan dengan timestamp dari paket ICMP TTL exceeded yang diterima. Router yang berada sepanjang jalur pengiriman tidak akan melakukan pemrosesan data timestamp. Dari cara ini, yang kita ketahui hanyalah waktu total pulang-pergi dari sumber ke router hop tertentu. Delay yang terjadi sepanjang perjalanan kembali ke sumber juga akan berpengaruh.

Tips Pintar Merawat Kartu Memori



Selain kamera, kartu memori adalah salah satu bagian penting saat melakukan pemotretan. Oleh karena itu tentunya, diperlukan 'perlakuan' yang baik pada memory card agar kartu tetap awet dan tidak berpotensi menghilangkan data di dalamnya.

Tim dari Lexar, salah satu produsen memory card, pun membagi tips tentang bagaimana cara merawat kartu memori agar tetap bekerja dengan baik. Berikut beberapa di antaranya seperti dilansir dari DPS,

1. Pilih card reader yang mumpuni

Saat mentransfer foto dari kartu memori ke komputer, banyak yang langsung menghubungkan kamera ke komputer. Hal ini dinilai kurang efisien dan menguras baterai kamera.

Lexar merujuk untuk memakai memory card reader, dan akan lebih baik bila yang memiliki performa kencang sehingga bisa meminimalisir waktu yang dibutuhkan.

Tugas SMBD


tugas sebelumnya klik disini
PRAKTIKUM 5
QUERY

Tampilan table pegawai (QuerySQL)

CREATE TABLE PEGAWAI(NID VARCHAR(2) PRIMARY KEY, NAMAKARYAWAN VARCHAR(25), JABATAN VARCHAR(15), GAJIPOKOK INT);

Entri data pada table pegawai (QuerySQL)

INSERT INTO PEGAWAI VALUES('01','JUPRI','KULI','35000');
INSERT INTO PEGAWAI VALUES('02','SUNARYO','KULI','35000');
INSERT INTO PEGAWAI VALUES( ('03','BUDI','TUKANG','50000');


- Tampilan table kerja (QUERY SQL)

CREATE TABLE KERJA(NID VARCHAR(2) REFERENCES PEGAWAI(NID), TGLEMBUR DATE, JUMLEMBUR INT, UPAHLEMBUR INT, PRIMARY KEY(NID));

- Entri data pada table kerja(QUERY SQL)

INSERT INTO KERJA VALUES('01','2/22/2006','10','10000');
INSERT INTO KERJA VALUES('02','2/22/2006','12','10000');
INSERT INTO KERJA VALUES('03','2/22/2006','10','20000');


PRAKTIKUM 6
FORM DASAR
C.Tugas Pendahuluan
- Dengan menggunakan create form by using wizard, buat form untuk setiap tabel yang ada pada database penjualan yaitu table pelanggan, barang, order, dan detail_order.

gambar : Form Pelanggan
gambar: Form Barang
gambar: Form Detail Order

E. Laporan Resmi
- Form-form table databases RentalVCD
gambar: Form Penyewa

gambar: Form VCD

gambar: Form Petugas

gambar: Form Transaksi

PRAKTIKUM 7
SUB FORM
C. Pendahuluan 
- Implementasi sub form antar table
E. Laporan Resmi

Sub Form matkul dan nilai ( nilai di ganti degan tugas)




praktikum selanjutnya klik disini











Beberapa Tips Menjepret Foto Model


"Jangan lupa buka lensa," demikian ujarnya saat membuka sesi, yang tentu saja disambut gelak tawa peserta.

Platform


Platform (bahasa Inggris: cross-platform) adalah istilah dalam teknologi informasi mengenai sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan di beberapa sistem operasi yang berbeda (Microsoft Windows, Linux, Mac OS, BSD dan lain sebagainya). Umumnya perangkat lunak yang memiliki kemampuan lintas platform adalah perangkat lunak bebas.
Contoh perangkat lunak yang memiliki kemampuan lintas platform ini antara lain:
• Apache HTTP Server
• MySQL
• PHP